{"id":4181,"date":"2020-07-10T09:07:02","date_gmt":"2020-07-10T09:07:02","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.docotel.com\/?p=4181"},"modified":"2020-07-20T07:37:10","modified_gmt":"2020-07-20T07:37:10","slug":"bermain-instagram-bisa-kena-shadow-banned","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/bermain-instagram-bisa-kena-shadow-banned\/","title":{"rendered":"Hati-hati, Kurang Bijak Bermain Instagram Bisa Kena Shadow Banned!"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi sebagian besar pengguna media sosial &nbsp;bermain Instagram mungkin menjadi kegiatan sehari-hari yang tak bisa dilewatkan. Apalagi, di tengah pandemi ini Instagram bisa menjadi pilihan untuk mencari informasi maupun hiburan. Akan tetapi, pernahkah kamu memperhatikan aktivitas yang terjadi di akun Instagram kamu? Misalnya, penurunan jumlah <em>followers <\/em>atau <em>engagement <\/em>dalam unggahan kamu atau pilihan <em>hashtag <\/em>yang kamu sertakan tidak muncul dalam pencarian? Nah, jika kamu pernah mengalami salah satu dari kejadian tersebut, berhati-hatilah karena kemungkinan besar kamu mengalami <em>shadow banned. <\/em>Apa itu Instagram <em>shadow banned <\/em>dan bagaimana cara mengetahuinya?<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>Shadow\nbanned <\/em>= <em>punishment<\/em><\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Istilah s<em>hadow banned<\/em> sebenarnya sudah diperbincangkan sejak tahun 2006. Mulanya, aktivitas <em>shadow banned <\/em>ini muncul di Twitter sebagai respons terhadap <em>tweet<\/em> bernada kekerasan atau menyinggung isu SARA. Lalu, sejak Instagram diakuisisi oleh Facebook, aktivitas <em>shadow banned<\/em> mulai ramai digalakkan untuk memerangi hoaks dan penipuan penjualan <em>online <\/em>yang dengan sengaja dilakukan oleh sebagian pengguna Instagram. <em>Shadow banned<\/em> dilakukan untuk memblokir pengguna dari komunitas daring tanpa membuat sang pengguna sadar bahwa dirinya telah diblokir. Hingga pada Juli 2019, sebagai tindak lanjut untuk memperkenalkan <em>shadow banned <\/em>secara lebih luas kepada penggunanya, Instagram memunculkan fitur <em><a href=\"https:\/\/www.theverge.com\/2019\/10\/2\/20895465\/instagram-restrict-shadow-ban-tool-bullying-block-mute-teenagers\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">restrict<\/a><\/em> yang memungkinkan pengguna untuk menghapus atau menyembunyikan komentar yang mengandung unsur kekerasan, perundungan (<em>bullying<\/em>), SARA, atau pornografi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbagai bentuk\npenalti akan dilakukan oleh Instagram apabila seseorang melaporkan atau\nmelakukan s<em>hadow banned <\/em>pada akun kamu. Salah satu dampak yang paling\nterlihat adalah setiap unggahan kamu tidak akan muncul dalam <em>recent hashtag<\/em>.\nSelain itu, unggahan tersebut akan disembunyikan dari pengguna yang tidak\nmengikuti kamu, sehingga mengakibatkan penurunan jumlah <em>followers <\/em>dan <em>engagement\n<\/em>dari <em>followers <\/em>yang telah mengikuti kamu. <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana Instagram shadow banned bisa menimpa akunmu?<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada beberapa\npenyebab bagaimana akun kamu bisa terkena <em>shadow banned<\/em>, di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Menggunakan <em>bots <\/em>untuk menambah atau membeli <em>followers<\/em><\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apakah kamu termasuk salah satu yang ingin menjangkau banyak orang\ndan ingin segera eksis dengan membeli <em>followers<\/em>? Nah, mulai sekarang\nurungkan niat untuk membeli <em>followers <\/em>atau segera buat akun Instagram\nbaru apabila di akun sebelumnya kamu terlanjur membeli <em>followers. <\/em>Pasalnya,\nInstagram bisa mendeteksi akun yang menggunakan <em>bots <\/em>untuk menambah atau\nmembeli <em>followers, <\/em>karena hal itu telah melanggar ketentuan Instagram\nuntuk menciptakan lingkungan yang sehat dengan membiarkan <em>followers <\/em>akun\nkita tumbuh secara alami (<em>nurture<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Instagram memiliki algoritma khusus yang akan memblokir secara\notomatis akun-akun yang terbukti menggunakan <em>bots <\/em>untuk menggunggah\nkonten secara otomatis, menambahkan <em>likes, <\/em>komentar, atau <em>followers <\/em>dengan\ncepat. Tak hanya <em>shadow banned<\/em>, akun kamu kemungkinan besar juga akan\ndiblokir secara permanen karena telah melanggar ketentuan Instagram. <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Melampaui batas harian\naktivitas<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, jika kamu termasuk seseorang yang terlalu sering melakukan\naktivitas di Instagram, mulai sekarang bijaklah mengatur waktu bermain media\nsosial ini, ya! Karena, apabila kamu terbukti melakukan <em>spamming <\/em>seperti\nterlalu banyak <em>likes <\/em>atau komentar di akun pengguna lain, maka Instagram\nakan mencurigai akun kita sebagai <em>bots. <\/em>Idealnya, dalam satu jam kamu\ntidak boleh melebihi 150 <em>likes, <\/em>60 komentar, dan 60 <em>follows <\/em>atau <em>unfollows.\n<\/em>Sebenarnya, untuk menaikkan <em>engagement <\/em>pada akun,&nbsp; kamu bisa berlangganan <em>software <\/em>khusus\nberupa <em>auto likes, auto follow, unfollow, <\/em>atau <em>auto post. <\/em>Tapi,\njika &nbsp;Instagram mencurigai aktivitas yang\nterlalu sering ini, maka otomatis akun kamu akan mengalami <em>shadow banned. <\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Menggunakan <em>hashtag <\/em>yang\ndilarang<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penggunaan <em>hashtag <\/em>yang tidak relevan dengan unggahan kamu atau\nmengandung unsur kekerasan, <em>bullying<\/em>, SARA, juga pornografi pun akan mengakibatkan\nakun kamu terkena <em>shadow banned. <\/em>Sebaiknya, sebelum menggunakan <em>hashtag\n<\/em>kamu juga melakukan riset apakah <em>hashtag <\/em>tersebut dilarang di\nInstagram. Ada beberapa <em>hashtag <\/em>yang mungkin di-<em>banned <\/em>secara\npermanen atau sementara oleh Instagram. Nah, apabila kamu menggunakan beberapa <em>hashtag\n<\/em>dalam satu unggahan, dan ada salah satu saja terkena <em>banned, <\/em>maka\nakan menyebabkan <em>hashtag<\/em> lain juga tidak akan berfungsi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mengecek apakah <em>hashtag <\/em>yang digunakan tidak dilarang oleh Instagram, kamu bisa melihatnya di halaman <em>explore<\/em>, lalu ketik <em>hashtag <\/em>yang akan kita unggah<em>. <\/em>Jika <em>hashtag <\/em>yang akan kamu gunakan muncul di hasil pencarian, tekan dan lihat apakah <em>hashtag <\/em>tersebut di-<em>banned <\/em>oleh Instagram. Biasanya, akan muncul pemberitahuan seperti ini:<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"314\" height=\"500\" src=\"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/image-asset.png\" alt=\"docotel official blog - Hati-hati, Kurang Bijak Bermain Instagram Bisa Kena Shadow Banned!\" class=\"wp-image-4184\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/image-asset.png 314w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/image-asset-188x300.png 188w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/image-asset-270x430.png 270w\" sizes=\"auto, (max-width: 314px) 100vw, 314px\" \/><figcaption>sumber: aksato.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Dilaporkan oleh pengguna lain<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akun\nInstagram kamu juga bisa dilaporkan oleh pengguna lain melalui fitur <em>report<\/em>.\nTentunya kamu tidak asing dengan fitur ini, kan? Atau apakah kamu juga sering\nmenggunakannya? Ya, jika kamu menemukan akun <em>online shop <\/em>yang melakukan\npenipuan atau akun yang sering berkomentar secara rasis, mengancam, berbau SARA,\natau pornografi, fitur ini dapat kamu gunakkan untuk melaporkannya kepada\nInstagram agar diblokir. Instagram juga memiliki fitur <em>restrict <\/em>yang\nmemungkinkan pengguna menyembunyikan komentar dari akun-akun yang dianggap \u2018sampah\u2019\natau mengganggu.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana\nagar akun kamu terhindar dari <em>shadow banned<\/em>?<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><strong>Pastikan akun kamu bersih dari <\/strong><em><strong>bots<\/strong><\/em><br>Untuk melihat apakah akun kamu bersih dari <em>bots, <\/em>kamu perlu membuka Instagram di <em>desktop. <\/em>Klik pada menu <em>edit profile<\/em> dan pilih <em>authorized applications. <\/em>Lalu, klik <em>revoke access<\/em> di semua aplikasi <em>bots <\/em>yang ada. <\/li><li><strong>Cek dan pelajari <\/strong><a href=\"http:\/\/thedatapack.com\/banned-instagram-hashtags-update\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">daftar <em>hashtags <\/em>yang di-<em>banned <\/em>oleh Instagram<\/a> lalu pastikan semua postingan kamu tidak mengandung <em>hashtag <\/em>tersebut.<\/li><li><strong>Luangkan waktu untuk berisitirahat sejenak dari Instagram <\/strong>untuk menghindari aktivitas<em> likes, <\/em>komentar, atau <em>posting <\/em>yang terlalu sering agar Instagram tidak mendeteksi akun kamu sebagai <em>bots.<\/em><\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, dari penjelasan mengenai <em>shadow banned <\/em>Instagram tersebut, alangkah baiknya jika kita lebih berhati-hati saat akan mengunggah sesuatu. Bermedia sosial dengan bijak akan menghindarkan kita dari tindak kejahatan yang tidak pernah kita bayangkan.&nbsp; <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/tagar-simbol-sederhana-berkekuatan-besar\/\">Tagar\n(#), Simbol Sederhana Berkekuatan Besar<\/a><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tentang Docotel<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/www.docotel.com\/\" target=\"_blank\">Docotel<\/a>&nbsp;4.0 meliputi tim yang berdedikasi, berpengalaman, dan ahli dalam menyediakan produk dan solusi yang bernilai tinggi di semua industri. Kami hadir dengan visi mengatasi permasalahan sehingga dapat menciptakan pengalaman terbaik bagi klien.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi sebagian besar pengguna media sosial &nbsp;bermain Instagram mungkin menjadi kegiatan sehari-hari yang tak bisa dilewatkan. Apalagi, di tengah pandemi ini Instagram bisa menjadi pilihan untuk mencari informasi maupun hiburan. Akan tetapi, pernahkah kamu memperhatikan aktivitas yang terjadi di akun Instagram kamu? Misalnya, penurunan jumlah followers atau engagement dalam unggahan kamu atau pilihan hashtag yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16938,"featured_media":4182,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1465,2],"tags":[248,1331,1428,1352],"coauthors":[1125],"class_list":["post-4181","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ai-data","category-knowledge","tag-instagram","tag-internetofthings","tag-shadowbanned","tag-socialmedia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4181","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16938"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4181"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4181\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4182"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4181"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4181"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4181"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=4181"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}