{"id":3946,"date":"2020-03-13T07:45:57","date_gmt":"2020-03-13T00:45:57","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.docotel.com\/?p=3946"},"modified":"2022-10-27T14:48:47","modified_gmt":"2022-10-27T07:48:47","slug":"vr-berjumpa-dengan-mendiang-orang-terkasih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/vr-berjumpa-dengan-mendiang-orang-terkasih\/","title":{"rendered":"Gunakan Virtual Reality (VR)  untuk \u201cBerjumpa\u201d dengan Mendiang Orang Terkasih"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika memiliki kesempatan untuk berjumpa kembali dengan orang tercinta yang telah meninggal dunia, berminatkah kamu? Memang sepertinya tidak masuk akal, mana mungkin bisa menemui orang yang sudah meninggal? Namun, kini momen pertemuan itu dapat kamu alami dengan kecanggihan teknologi VR. Teknologi ini memungkinkan kamu merasakan sensasi berinteraksi dengan sesuatu yang berwujud tiga dimensi (3D). <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"561\" src=\"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-2-1024x561.jpg\" alt=\"Gunakan Virtual Reality (VR)  untuk \u201cBerjumpa\u201d dengan Mendiang Orang Terkasih \" class=\"wp-image-3949\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-2-1024x561.jpg 1024w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-2-300x164.jpg 300w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-2-768x421.jpg 768w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-2-370x203.jpg 370w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-2-270x148.jpg 270w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-2-740x406.jpg 740w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-2.jpg 1135w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Sumber: www.gadgetmatch.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seorang\nibu di Korea Selatan bernama Jang Ji-Sung mendapat kesempatan bertemu kembali\ndengan sosok digital mendiang putrinya. Saat mengenakan kacamata berteknologi\nVR Jang Ji-Sung menangis haru karena sang putri cilik Na-Yeon muncul di hadapannya\ndalam wujud 3D. Perjumpaan Jang Ji-Sung dengan anaknya itu telah\ndidokumentasikan dalam sebuah video berjudul \u201cI Met You\u201d yang dapat ditonton\nmelalui kanal YouTube Munhwa Broadcasting Corporation (MBC). <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Digarap lebih dari delapan bulan, tim MBC berhasil menciptakan dunia khayalan bagi Jang Ji-Sung untuk melihat Na-Yeon yang diilustrasikan dengan detail dan semirip mungkin, mulai dari tubuh, wajah, sampai suara. Selain kacamata realita virtual, Jang Ji-Sung dilengkapi juga dengan <em>headphone<\/em> VRdan sarung tangan yang sensitif terhadap sentuhan sehingga ia dapat mendengar suara juga merasakan visualisasi putrinya secara nyata. <em>Kok, <\/em>bisa gitu, ya?<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"561\" src=\"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-3-1024x561.jpg\" alt=\"Gunakan Virtual Reality (VR)  untuk \u201cBerjumpa\u201d dengan Mendiang Orang Terkasih \" class=\"wp-image-3951\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-3-1024x561.jpg 1024w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-3-300x164.jpg 300w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-3-768x421.jpg 768w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-3-370x203.jpg 370w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-3-270x148.jpg 270w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-3-740x406.jpg 740w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-3.jpg 1135w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Sumber: www.trtworld.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ternyata,\nuntuk menghasilkan avatar virtual yang akurat dan realistis, tim produksi menggunakan\nfoto-foto serta potongan-potongan suara Na-Yeon, setelah itu diolah di studio\ndengan perangkat lunak khusus pembuat VR (3DS Max &amp; Maya, Unity3D, SketchUp,\ndan sebagainya). Sementara itu, untuk melihat Na-Yeon dalam wujud 3D secara\nmaksimal, Ji-Sung harus menggunakan peralatan berteknologi VR di ruang layar\nhijau (<em>green room<\/em>). Layar hijau ini memungkinkan penglihatannya seolah\nsedang berada di taman dan tentu dapat berinteraksi bersama Na-Yeon. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAku sangat merindukan Ibu\u201d, ucap replika Na-Yeon yang kemudian direspon oleh Jang Ji-Sung \u201cAku juga sangat merindukanmu.\u201d<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"561\" src=\"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-1-1-1024x561.jpg\" alt=\"Gunakan Virtual Reality (VR)  untuk \u201cBerjumpa\u201d dengan Mendiang Orang Terkasih \" class=\"wp-image-3952\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-1-1-1024x561.jpg 1024w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-1-1-300x164.jpg 300w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-1-1-768x421.jpg 768w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-1-1-370x203.jpg 370w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-1-1-270x148.jpg 270w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-1-1-740x406.jpg 740w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/VR_DEAD-PEOPLE-1-1.jpg 1135w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Sumber: wp-assets.futurism.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jang\nJi-Sung dan avatar putrinya dapat saling mendengar dan bersentuhan. Walau\nmulanya Jang Ji-Sung ragu untuk menyentuh Na-Yeon secara virtual, tapi akhirnya\nia berusaha memegang tangan putrinya. Saat Jang Ji-Sung merasakan sensasi\nbersentuhan dengan sang putri, air mata kerinduan mengalir di wajahnya. Mereka\njuga terlihat menghabiskan kebersamaan dengan memetik bunga, berfoto, hingga\nmerayakan ulang tahun Na-Yeon lengkap dengan pernak-pernik virtual lainnya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proyek ini jelas merepresentasikan teknologi VR yang semakin berkembang. Lee Hyun-Suk selaku Direktur <a href=\"https:\/\/www.reuters.com\/article\/us-southkorea-virtualreality-reunion\/south-korean-mother-given-tearful-vr-reunion-with-deceased-daughter-idUSKBN2081D6https:\/www.reuters.com\/article\/us-southkorea-virtualreality-reunion\/south-korean-mother-given-tearful-vr-reunion-with-deceased-daughter-idUSKBN2081D6\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">VIVE Studios<\/a> yang memimpin proyek ini mengatakan bahwa kebanyakan orang menduga teknologi merupakan sesuatu yang kaku atau dingin. Namun, terobosan ini membuka pandangan bahwa teknologi dapat menjadi sesuatu yang menghangatkan hati banyak orang. Penasaran bagaimana reaksi Jang Ji-Sung bertemu dengan Na-Yeon sang putri terkasih? Berikut videonya untukmu!<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed-youtube wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"[VR\ud734\uba3c\ub2e4\ud050\uba58\ud130\ub9ac - \ub108\ub97c \ub9cc\ub0ac\ub2e4]  \uc138\uc0c1 \ub5a0\ub09c \ub538\uacfc VR\ub85c \uc7ac\ud68c\ud55c \ubaa8\ub140 | &quot;\uc5c4\ub9c8 \uc548 \uc6b8\uac8c. \uadf8\ub9ac\uc6cc\ud558\uc9c0 \uc54a\uace0 \ub354 \uc0ac\ub791\ud560\uac8c&quot; (ENG\/SPA subbed)\" width=\"770\" height=\"433\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/uflTK8c4w0c?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/cikal-bakal-headset-virtual-reality\/\">Cikal Bakal Headset Virtual Reality (VR)<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tentang Docotel<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.docotel.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Docotel<\/a>&nbsp;4.0 meliputi tim yang\nberdedikasi, berpengalaman, dan ahli dalam menyediakan produk dan solusi yang\nbernilai tinggi di semua industri. Kami hadir dengan visi mengatasi\npermasalahan sehingga dapat menciptakan pengalaman terbaik bagi klien.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika memiliki kesempatan untuk berjumpa kembali dengan orang tercinta yang telah meninggal dunia, berminatkah kamu? Memang sepertinya tidak masuk akal, mana mungkin bisa menemui orang yang sudah meninggal? Namun, kini momen pertemuan itu dapat kamu alami dengan kecanggihan teknologi VR. Teknologi ini memungkinkan kamu merasakan sensasi berinteraksi dengan sesuatu yang berwujud tiga dimensi (3D). Seorang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10557,"featured_media":3947,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[1372,1373],"coauthors":[789],"class_list":["post-3946","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-knowledge","tag-virtualreality","tag-vr"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3946","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10557"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3946"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3946\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3947"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3946"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3946"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3946"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=3946"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}