{"id":3100,"date":"2019-07-12T10:06:54","date_gmt":"2019-07-12T10:06:54","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.docotel.com\/?p=3100"},"modified":"2019-07-15T07:45:30","modified_gmt":"2019-07-15T07:45:30","slug":"big-data-usung-sektor-pendidikan-ke-puncak-transformasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/big-data-usung-sektor-pendidikan-ke-puncak-transformasi\/","title":{"rendered":"Big Data Usung Sektor Pendidikan ke Puncak Transformasi"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masuknya arus digitalisasi turut membawa beberapa konsep <em>anyar<\/em> ke tengah masyarakat, salah\nsatunya adalah <em>big data<\/em>. Meski kerap bersinggungan\ndi kegiatan sehari-hari, tapi nyatanya sebagian besar orang masih asing dengan istilah\n<em>big data<\/em>. Banyak faktor yang\nmelatarbelakangi fenomena ini, bisa saja karena kurangnya informasi terkait\npengertian dasar <em>big data<\/em> juga sosialisasi\nbeserta penerapan atas teknologi yang dimanfaatkan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika ditelaah, sesungguhnya <em>big data<\/em> sudah cukup lama menjadi hal krusial ketika seseorang atau\nperusahaan berhubungan dengan dunia maya atau sistem <em>online<\/em>. Melansir lifewere.com,\n<em>big data<\/em> dipandang sebagai ilmu baru untuk\nmemahami dan memprediksi perilaku manusia dengan mempelajari banyaknya jumlah\ndata yang tidak terstruktur. <em>Big data<\/em>\njuga dikenal sebagai sebagai analisis prediktif, analisis yang memberikan hasil\nprakiraan tentang suatu hal yang besar kemungkinan terjadi di waktu mendatang. Masih\nbingung? Yuk, kita simak contoh kasus berikut!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di 2019 ini Andi baru saja menamatkan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Tangerang. Andi berniat melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kota Tangerang. Saat proses mendaftar, Andi tidak perlu datang ke sekolah untuk mengambil dan mengisi formulir pendaftaran. Hal ini dapat terjadi karena sekarang pemerintah telah menerapkan pendaftaran siswa baru berbasis <em>online<\/em> melalui portal Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, setelah\nmemasukkan seluruh data yang diminta, keinginan Andi dan banyak siswa lain untuk\nmengenyam pendidikan di Kota Tangerang rupanya harus diurungkan. Duduk perkaranya\nberawal dari diberlakukannya sistem zonasi yang mengharuskan calon peserta\ndidik menempuh pendidikan di sekolah yang letaknya dalam radius terdekat dari\ndomisili masing-masing. Oleh karena itu, Andi harus mencari sekolah lain yang\nmasuk dalam opsi zonasi yang telah ditetapkan pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, apakah data-data\nyang telah diinput Andi dan siswa lainnya akan membantu dalam mengetahui\nsekolah mana saja yang boleh dipilih? Ya tentu saja. Data-data yang diinput Andi\ndan siswa lain akan diolah di portal PPDB. Hasil pengolahan data tersebut akan\nmenampilkan rekomendasi sekolah terdekat sesuai domisili calon peserta didik.\nDengan demikian, setiap siswa tidak perlu bingung harus mendaftar ke mana,\nmeski mungkin banyak yang kecewa karena tidak dapat mendaftarkan diri ke sekolah\nyang diinginkan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kasus tersebut\nmenyadarkan kita begitu banyak data yang telah \u201cdisumbangkan\u201d Andi juga calon\npeserta didik lain di berbagai wilayah Indonesia untuk pemerintah melalui\nportal PPDB. Bayangkan, itu baru satu portal, sementara masih banyak portal\nlain dengan berbagai tujuan yang digunakan untuk menyimpan data-data individu maupun\nkorporasi. Hebatnya, kumpulan data tersebut mampu membantu kita mengetahui dan\nmenyelesaikan aktivitas sehari-hari. Nah, itulah yang dimaksud dengan <em>big data<\/em>. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Harus kita akui,\nimplementasi <em>big data<\/em> dapat mengubah\ncara pengambilan keputusan di berbagai bidang kehidupan, termasuk pendidikan. Teknologi\nini menjadi salah satu pemicu sektor pendidikan mengalami transformasi. <em>Big data<\/em> menjadi aset bagi setiap\nsekolah atau institusi pendidikan karena sangat membantu untuk keperluan\nadmnistrasi serta mendukung pengajar dan siswa sendiri dalam Kegiatan Belajar\nMengajar (KBM).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Big data<\/em> pada sektor pendidikan rupanya memunculkan impresi yang cukup luas. Sebagaimana dikabarkan New Generation Application, <em>big data<\/em> dapat mempermudah guru dalam melakukan pendekatan yang efektif dan memberikan metode menarik pada siswanya. Teknologi <em>big data<\/em> mendorong para pihak di sektor pendidikan beralih dari sistem konvensional ke modern. Berikut beberapa pemanfaatan <em><a href=\"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/big-data-usung-sektor-pendidikan-ke-puncak-transformasi\">big data<\/a><\/em> untuk sektor pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<h5 class=\"wp-block-heading\">1. Hasil Pencapaian Siswa<\/h5>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kini banyak sekolah juga kampus telah menerapkan ujian\nberbasis <em>online<\/em> yang bisa dikerjakan\nmelalui ponsel\/perangkat pintar milik siswa. Saat jawaban ujian telah diterima\nguru, maka data tersebut langsung diolah oleh sistem sehingga bisa langsung menghasilkan\ninformasi mengenai hasil pencapaian siswa. Melalui analisis <em>big data<\/em> ini, guru akan lebih mudah memahami\nfaktor apa saja yang memengaruhi peserta didik ketika hasil ujian kurang bagus\natau mengalami penurunan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui analisis prediktif <em>big data<\/em>, guru pun dapat mengamati estimasi waktu yang dibutuhkan siswa untuk menjawab suatu pertanyaan dan mengetahui jenis soal apa yang membuat siswa kesulitan. Selain itu, guru dapat mengetahui mata pelajaran favorit siswa, membandingkan proses persiapan antarsiswa, mengidentifikasi jenis sumber materi yang digunakan siswa, dan merekomendasikan teknik persiapan belajar-mengajar serupa.&nbsp; <\/p>\n\n\n\n<h5 class=\"wp-block-heading\">2. Prediksi Karier Siswa<\/h5>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ayo, siapa yang waktu lulus SMA sempat bingung mau lanjut\nkuliah jurusan apa atau setelah wisuda belum yakin akan kerja di bidang apa? Di\nera ini, seorang guru atau konsultan dapat menganilisis kemajuan siswa melalui\ndata-data yang telah dihimpun sebelumnya menggunakan sistem digital. Data\ntersebut nantinya akan menunjukkan dan merekomendasikan para siswa terkait\nbakat yang sesuai untuk digeluti beserta bidang yang cocok untuk karier mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mungkin metode seperti ini sudah sering kita lihat aat mengikuti\npsikotes atau melakukan sesi wawancara singkat dengan seorang konsultan. Biasanya\nkesimpulan wawancara dan evaluasi nilai siswa diambil secara manual dan kurang\nobjektif. Sekarang, dengan adanya <em>big data<\/em>,\nmaka hasilnya bisa lebih akurat. Analisis data melalui <em>big data<\/em> memungkinkan guru atau konsultan memberikan saran tentang\narah karier yang sangat spesifik pada siswa. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebuah <em>startup<\/em> di Santa Monica, 12Twenty menawarkan solusi dalam manajemen layanan atau pusat informasi karier bagi institusi pendidikan, pelajar, dan pengusaha. 12Twenty juga menyediakan rangkaian produk seperti <em>platform<\/em> rekomendasi karier, pengelolaan proses ketenagakerjaan yang lebih efektif, memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa terkait siklus perekrutan, dan membantu pengusaha menemukan kandidat sesuai keinginan dan ekspektasi. Uniknya lagi, 12Twenty memberi akses kepada pelajar untuk mengetahui informasi gaji dan daftar pertanyaan wawancara melalui <em>database<\/em> sehingga pascakelulusan para siswa dapat menyiapkan diri secara maksimal ketika ada panggilan wawacara.<\/p>\n\n\n\n<h5 class=\"wp-block-heading\">3. Pengecekan Tugas<\/h5>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kali ini kita beranjak ke contoh kasus dunia perkuliahan.\nMisalnya, seorang profesor atau dosen pembimbing ingin mengetahui validitas data\ndan informasi sebuah esai atau skripsi yang digarap oleh mahasiswa bimbingannya,\napakah gagasan yang dituangkan dalam esai tersebut adalah hasil upaya sendiri\natau hanya <em>copy-paste<\/em>? <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jelas, jika sang dosen melakukan survei atau wawancara\nlangsung, maka sering kali mahasiswa tidak benar-benar jujur mengenai bagaimana\nmereka mendapatkan data atau informasi untuk esai yang telah dikerjakannya.\nDengan demikian, diperlukan pengecekan yang lebih dalam melalui analisis\nprediktif dari <em>big data<\/em>. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Turnitin, sebuah penyedia fasilitas untuk mencocokan teks dan mendeteksi adanya plagiarisme ini dapat digunakan dosen sebagai langkah cepat untuk menelusuri keabsahan esai mahasiswa. Sistem kerjanya berjalan saat dosen memasukan isi dari esai di situs Turnitin, maka secara otomatis teks tersebut akan dicocokkan dengan kumpulan data yang ada di <em>database<\/em> Turnitin. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara lain yang mungkin\ndigunakan oleh dosen, yaitu memanfaatkan Google Keyword Planner. Fitur gratis\ndari Google Ads ini bisa digunakan untuk menelusuri frasa atau meneliti kata\nkunci. Menariknya lagi, fitur tersebut dapat mengetahui berapa banyak mahasiswa\nyang telah mengakses kata kunci serupa. Perlu diingat, ketika seseorang mencari\ninformasi di Google, tanpa disadari penelusuran tersebut meninggalkan jejak\ndigital bagi <em>database<\/em> mesin pencari. Google mempunyai media penyimpanan\ndata bernama Google File System (GFS) yang dapat menyimpan data secara terdistribusi\ndalam ribuan komputer. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbincangan\nmengenai perkembangan teknologi yang semakin ekstensif memang sangat menarik.\nTelah kita ketahui implementasi <em>big data<\/em>\ndi sektor pendidikan telah memberikan banyak manfaat seperti beberapa poin di\natas. Tentunya melalui revolusi industri yang semakin merasuki kehidupan\nsehari-hari, setiap informasi akan memiliki peran penting dalam menjaga dan\nmeningkatkan kualitas pendidikan bangsa ini. Pembahasan mengenai <em>big data<\/em> masih akan ada lagi di\nartikel-artikel berikutnya. Pantau terus, ya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masuknya arus digitalisasi turut membawa beberapa konsep anyar ke tengah masyarakat, salah satunya adalah big data. Meski kerap bersinggungan di kegiatan sehari-hari, tapi nyatanya sebagian besar orang masih asing dengan istilah big data. Banyak faktor yang melatarbelakangi fenomena ini, bisa saja karena kurangnya informasi terkait pengertian dasar big data juga sosialisasi beserta penerapan atas teknologi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10557,"featured_media":3101,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1465],"tags":[1225,1226],"coauthors":[789,695],"class_list":["post-3100","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ai-data","tag-big-data","tag-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3100","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10557"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3100"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3100\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3101"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3100"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3100"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3100"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=3100"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}