{"id":2744,"date":"2018-12-05T07:31:15","date_gmt":"2018-12-05T07:31:15","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.docotel.com\/?p=2744"},"modified":"2018-12-05T07:31:15","modified_gmt":"2018-12-05T07:31:15","slug":"ciptakan-avatar-3d-milikmu-dengan-zepeto","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/ciptakan-avatar-3d-milikmu-dengan-zepeto\/","title":{"rendered":"Ciptakan Avatar 3D Milikmu dengan Zepeto"},"content":{"rendered":"<p>Belakangan ini, media sosial seperti Instagram dan Twitter sedang diramaikan dengan unggahan penggunanya yang menampilkan gambar-gambar lucu berbentuk avatar 3D.<\/p>\n<p>Ternyata, gambar yang dibagikan ke media sosial tersebut berasal dari sebuah aplikasi jejaring sosial bernama Zepeto. Zepeto memang sedang viral di kalangan milenial, terbukti hingga awal Desember Zepeto telah diunduh sebanyak lebih dari 10 juta kali melalui Google Play Store.<\/p>\n<p>Aplikasi Zepeto dikembangkan oleh perusahaan asal Korea Selatan Snow Corporation yang juga mengembangkan <em>platform<\/em> <em>chat<\/em> Line dan aplikasi kamera Snow.<\/p>\n<p>Zepeto cepat populer karena aplikasi ini menghadirkan sesuatu yang terbilang unik. Pasalnya, aplikasi ini memungkinkan kamu membuat avatar 3D sekaligus menjalin pertemanan di dunia virtual dengan sesama pengguna Zepeto.<\/p>\n<p>Cukup <em>login<\/em> melalui <em>e<\/em><em>&#8211;<\/em><em>mail<\/em> atau sosial media lainnya seperti Facebook, pengguna dapat membuat avatar 3D dengan menggunakan foto <em>selfie<\/em>. Dengan menggunakan teknologi <em>face recognition<\/em>, Zepeto akan menciptakan avatar yang mirip dengan wajah pengguna. Jika dirasa kurang memuaskan, Zepeto juga mengijinkan penggunanya untuk mengubah wajah hingga pakaian sesuai keinginan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2745\" src=\"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/Artboard-2-copy.png\" alt=\"\" width=\"1442\" height=\"498\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/Artboard-2-copy.png 1442w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/Artboard-2-copy-300x104.png 300w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/Artboard-2-copy-768x265.png 768w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/Artboard-2-copy-1024x354.png 1024w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/Artboard-2-copy-370x128.png 370w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/Artboard-2-copy-270x93.png 270w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/Artboard-2-copy-740x256.png 740w\" sizes=\"auto, (max-width: 1442px) 100vw, 1442px\" \/><\/p>\n<p>Zepeto memiliki empat menu, yaitu <em>Discover, Play, Message<\/em><em>,<\/em> dan <em>Profile<\/em>. Melalui menu <strong>Discover<\/strong>, pengguna dapat mencari teman di dunia Zepeto dengan menggunakan <em>friends code<\/em> dan saling <em>follow<\/em> seperti di sosial media lainnya. (Sssst&#8230; Siapa tau bisa ketemu jodoh juga di sini \ud83d\ude1b )<\/p>\n<p>Di menu <strong>Play<\/strong>, pengguna dapat berfoto sendiri ataupun bersama teman-teman di <em>photobooth<\/em>. Bahkan, pengguna juga dapat mengubah <em>background <\/em>foto sesuka hati. Menu <strong>Message<\/strong> digunakan untuk berkirim pesan antarpengguna Zepeto, baik yang sudah menjadi teman ataupun belum.<\/p>\n<p>Sementara itu menu Profile akan menampilkan jumlah <em>followers<\/em> dan <em>following<\/em>. Pengguna juga dapat mengubah avatar, misalnya wajah dan pakaian.<\/p>\n<p>Bagaimana? Tertarik untuk mencoba aplikasi yang satu ini?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Belakangan ini, media sosial seperti Instagram dan Twitter sedang diramaikan dengan unggahan penggunanya yang menampilkan gambar-gambar lucu berbentuk avatar 3D. Ternyata, gambar yang dibagikan ke media sosial tersebut berasal dari sebuah aplikasi jejaring sosial bernama Zepeto. Zepeto memang sedang viral di kalangan milenial, terbukti hingga awal Desember Zepeto telah diunduh sebanyak lebih dari 10 juta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":75,"featured_media":2746,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[362],"coauthors":[],"class_list":["post-2744","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-knowledge","tag-zepeto"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2744","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/75"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2744"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2744\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2746"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2744"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2744"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2744"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=2744"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}