{"id":2688,"date":"2018-09-27T07:55:58","date_gmt":"2018-09-27T07:55:58","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.docotel.com\/?p=2688"},"modified":"2018-09-28T03:03:03","modified_gmt":"2018-09-28T03:03:03","slug":"aibo-si-robot-anjing-yang-lucu-dan-pintar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/aibo-si-robot-anjing-yang-lucu-dan-pintar\/","title":{"rendered":"Aibo, Si Robot Anjing yang Lucu dan Pintar"},"content":{"rendered":"<p>Sudah kenal dengan Aibo? Si anjing lucu dan pintar yang satu ini sukses membuat siapapun orang yang melihat berdecak kagum. Namun yang harus Anda tahu, Aibo ternyata bukan hewan sungguhan, lho!<\/p>\n<p>Aibo merupakan robot anjing pintar yang diluncurkan oleh raksasa perusahaan teknologi, Sony. Bukan sembarang robot, Aibo memiliki berbagai teknologi canggih yang ada pada tubuhnya, seperti\u00a0 layar <em>Organic Light-Emintting Diode<\/em> (OLED) yang berfungsi sebagai mata, kamera yang disematkan di hidung dan punggung, serta sensor yang ada di punggung, kepala, dan dagu yang memungkinkan Aibo dapat merasakan sentuhan saat ada yang mengelusnya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2690 size-large\" src=\"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/Aibo-3-1024x591.jpg\" alt=\"\" width=\"770\" height=\"444\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/Aibo-3-1024x591.jpg 1024w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/Aibo-3-300x173.jpg 300w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/Aibo-3-768x443.jpg 768w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/Aibo-3-370x213.jpg 370w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/Aibo-3-270x156.jpg 270w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/Aibo-3-740x427.jpg 740w, https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/Aibo-3.jpg 1231w\" sizes=\"auto, (max-width: 770px) 100vw, 770px\" \/><\/p>\n<p>Didukung dengan teknologi kecerdasan buatan (<em>Artificial Intelligence<\/em>\/AI),\u00a0 Aibo\u00a0 dapat mempelajari perilaku pemilikinya juga bereaksi dengan cepat. Aibo bisa mengenali wajah si pemilik dan 100 wajah orang lain, begitu juga dengan ekspresi wajah si pemilik.<\/p>\n<p>Hingga saat ini, si pintar Aibo dapat menangani sekitar 30 perintah, termasuk bernyanyi dan berguling layaknya anjing sungguhan.\u00a0 Namun, Aibo tetaplah robot, diperlukan kesabaran ekstra untuk melatih Aibo agar dapat mengerti perintah, karena tak jarang respons Aibo terbilang cukup lambat.<\/p>\n<p>Siapa sangka, ternyata Aibo bukanlah produk keluaran baru. Aibo sudah cukup lama diperkenalkan sebagai maskot AI dan robotika konsumen mulai tahun 1999 dan dihentikan pada 2006. Sony terlebih dahulu menjual sekitar 20.000 robot Aibo di Jepang.<\/p>\n<p>Tapi jangan sedih, Sony telah mengumumkan bahwa robot Aibo akan kembali diproduksi mulai bulan September 2018 ini, lho. Bagi Anda yang berminat, Aibo dapat dibeli di Amerika pada bulan September dengan harga $2.899, atau setara Rp42 juta.<\/p>\n<p>Tertarik untuk memelihara Aibo?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sudah kenal dengan Aibo? Si anjing lucu dan pintar yang satu ini sukses membuat siapapun orang yang melihat berdecak kagum. Namun yang harus Anda tahu, Aibo ternyata bukan hewan sungguhan, lho! Aibo merupakan robot anjing pintar yang diluncurkan oleh raksasa perusahaan teknologi, Sony. Bukan sembarang robot, Aibo memiliki berbagai teknologi canggih yang ada pada tubuhnya, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":75,"featured_media":2693,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[342,340,343,341],"coauthors":[],"class_list":["post-2688","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-knowledge","tag-ai","tag-aibo","tag-artificialintelligence","tag-robot"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2688","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/75"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2688"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2688\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2693"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2688"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2688"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2688"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=2688"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}