{"id":2449,"date":"2018-06-29T04:00:55","date_gmt":"2018-06-29T04:00:55","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.docotel.com\/?p=2449"},"modified":"2018-06-29T08:07:26","modified_gmt":"2018-06-29T08:07:26","slug":"kunci-sukses-ala-steve-jobs","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/kunci-sukses-ala-steve-jobs\/","title":{"rendered":"Kunci Sukses ala Pendiri Apple, Steve Jobs"},"content":{"rendered":"<p>Steve Jobs, pendiri Apple Inc. yang merupakan salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia dikenal dengan produk-produk hebat yang ia ciptakan, mulai dari iPhone, iPad, iMac, dan lain-lain. Bisa dikatakan, ia telah membawa perubahan yang cukup besar di bidang teknologi. Kemampuan menciptakan produk yang eksklusif dan inovatif membuat Apple menjadi <em>brand<\/em> yang selalu ditunggu kemunculannya.<\/p>\n<p>Steve Jobs juga dikenal sebagai pebisnis dan pemimpin yang sukses serta menginspirasi banyak orang. Ingin dipandang sebagai sosok visioner dan memiliki prinsip hidup yang jelas seperti Steve Jobs? Nah, Docotel akan memberikan 5 kunci sukses ala Steve Jobs yang dapat kamu terapkan. Apa saja? Lihat di bawah ini, ya!<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Lakukan apapun yang kamu sukai<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><em>Passion<\/em> adalah segalanya. Bagi Steve Jobs, orang yang memiliki <em>passion<\/em> dapat mengubah dunia menjadi lebih baik. Dengan melakukan hal yang kamu sukai atau sesuai dengan <em>passion<\/em>, pekerjaanmu akan menjadi lebih menyenangkan. Kamu juga tidak akan merasa pekerjaan yang kamu lakukan adalah beban. Cobalah semua hal hingga kamu menemukan <em>passion-<\/em>mu yang sesungguhnya.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong>Membangun koneksi dan belajar lebih banyak<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Koneksi bukanlah hal yang dapat kamu anggap sepele. Dengan membangun koneksi, kamu dapat mengenal serta belajar banyak dari orang lain. Selain itu, semakin banyak peluang yang akan datang jika kamu memiliki koneksi yang luas.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong>Katakan \u201ctidak\u201d pada 1000 hal!<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Pada tahun 1997, tepat saat Steve Jobs mengambil alih perusahaan Apple ia berani mengambil keputusan untuk mengurangi produk Apple yang semula berjumlah 350 menjadi hanya 10 produk.<\/p>\n<p>Keputusan yang ia ambil adalah bentuk dari komitmennya untuk membuat produk yang simpel dan berkelas. Ia berani untuk menolak banyak hal yang menurutnya tidak diperlukan dan memilih sedikit di antaranya yang benar-benar ia perlukan.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><strong>Menjual mimpi, bukan produk<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Menurut Steve Jobs, para pengguna produk Apple tidak sekadar menjadi \u201cpemakai\u201d, tapi mereka memiliki harapan, mimpi, dan ambisi saat memakai produk Apple. Oleh karena itu, Steve Jobs membuat produk yang dapat membantu semua orang dalam menggapai mimpi, dengan begitu ia dapat memenangkan hati mereka.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><strong>Ubah dunia<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Steve Jobs pernah bertanya kepada John Sculley, mantan CEO Pepsi, \u201cApa kamu mau menghabiskan hidupmu untuk menjual air gula atau kamu mau mengubah dunia?\u201d Bagi Steve Jobs, selain <em>passion<\/em>, seseorang harus memiliki visi dalam hidupnya. Dengan memiliki visi yang jelas, kamu akan lebih mudah untuk menentukan arah dan tujuan hidupmu.<\/p>\n<p>Itu tadi 5 kunci sukses ala Steve Jobs yang dapat kamu terapkan, semoga menginspirasi, ya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Steve Jobs, pendiri Apple Inc. yang merupakan salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia dikenal dengan produk-produk hebat yang ia ciptakan, mulai dari iPhone, iPad, iMac, dan lain-lain. Bisa dikatakan, ia telah membawa perubahan yang cukup besar di bidang teknologi. Kemampuan menciptakan produk yang eksklusif dan inovatif membuat Apple menjadi brand yang selalu ditunggu kemunculannya. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":75,"featured_media":2452,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[273,271,270,272,20],"coauthors":[],"class_list":["post-2449","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-knowledge","tag-figure","tag-inspirasi","tag-stevejobs","tag-tokoh","tag-apple"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2449","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/75"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2449"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2449\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2452"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2449"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2449"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2449"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=2449"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}