{"id":1027,"date":"2018-05-09T17:31:23","date_gmt":"2018-05-09T17:31:23","guid":{"rendered":"http:\/\/beta-blog.docotel.net\/?p=1027"},"modified":"2018-05-22T10:09:13","modified_gmt":"2018-05-22T10:09:13","slug":"google-assistant-si-asisten-pintar-responsif-yang-mempermudah-kehidupan-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/google-assistant-si-asisten-pintar-responsif-yang-mempermudah-kehidupan-manusia\/","title":{"rendered":"Google Assistant, Si Asisten Pintar Responsif yang Mempermudah Kehidupan Manusia"},"content":{"rendered":"<div class=\"article-entry\">\n<p>Salah satu tujuan teknologi diciptakan adalah mempermudah kehidupan manusia. Sama halnya dengan Google\u00a0<em>Asisstant<\/em>.\u00a0<em>Google Asisstant<\/em>\u00a0merupakan aplikasi percakapan virtual yang dilakukan oleh pengguna dengan google. Bisa dibilang\u00a0<em>Google Asisstant<\/em>\u00a0ini sebagai asisten pribadi kalian yang bisa membantu kegiatan kita sehari-hari di rumah. Berikut kelebihan dari\u00a0<em>Google Asisstant<\/em>.<\/p>\n<p><strong>Google Asisstant Dapat Diperintah Dengan Bahasa Indonesia<\/strong><\/p>\n<p>Untuk sekarang,\u00a0<em>Google Asistant<\/em>\u00a0dapat diperintah dengan bahasa indonesia, tentunya akan dapat mempermudah para pengguna di indonesia untuk mengaksesnya. Menariknya lagi\u00a0<em>Google Asistant<\/em>\u00a0ini dapat menterjemahkan kata dari kalimat berbahasa inggris sebelumnya ke bahasa indonesia saja, namun\u00a0<em>asistent virtual<\/em>\u00a0ini berbasis\u00a0<em>machine learning<\/em>. Yang mana memiliki kemampuan untuk mengenali beragam dialek indonesia.\u00a0<em>Google Asisstant<\/em>\u00a0ini bisa berkembang jika banyaknya pengguna.<\/p>\n<p><strong>Dapat Diakses Pada Perangkat Tertentu<\/strong><\/p>\n<p>Salah satu kelemahan dari\u00a0<em>Google Asisstant<\/em>\u00a0ini yaitu hanya bisa diakses di perangkat tertentu misalnya pada smartphone Android dengan operation system Android 5.0 (Lollipop) ke atas. Sedangkan untuk Iphone sendiri hanya bisa diakses oleh pengguna iOS9.1 ke atas.<\/p>\n<p><strong>Cara Aksesnya Yang Mudah<\/strong><\/p>\n<p>Untuk mengakses Google Asisitent ini sangat mudah kalian hanya tinggal *download Google Asisstant*lalu\u00a0<em>setting<\/em>\u00a0ke bahasa indonesia sudah tersedia di\u00a0<em>Play Store<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>App Store<\/em>. Setelah itu kalian tinggal tekan dan tahan tombol home, atau kalian bisa coba dengan ucapakan \u201cOk Google\u201d di\u00a0<em>smartphone<\/em>. Terus, coba kalian perintah dengan apa yang ingin kamu lakukan dan lihatlah reaksi bagaimana\u00a0<em>Google Asisstant<\/em>\u00a0Bekerja.<\/p>\n<p><strong>Tidak Sekedar Mencari Informasi, Jadi Hiburan Juga Bisa<\/strong><\/p>\n<p>Biasanya\u00a0<em>Google Asisstant<\/em>\u00a0dilakukan saat kita mencari informasi tentang yang belum diketahui, misalnya mencari tempat makan disuatu daerah, penginapan, atau sekedar mencari informasi tentang jadwal film Bioskop. Namun apakah kalian tahu,\u00a0<em>Google Asisstant<\/em>\u00a0juga bisadiajak bercanda.<\/p>\n<p>Dan yang uniknya lagi, kalian yang suka bercanda atau yangsuka buat teka-teki.\u00a0<em>Google Asisstant<\/em>\u00a0akan mencarikannya untuk kalian, jika kalian mau meminta untuk dihibur,\u00a0<em>Google Asisstant<\/em>\u00a0juga bisa memberikan cerita-cerita lucu pada kalian. Nah, sekarang kalian tidak perlu kesepian lagi untuk mencari hiburan sekedar lucu-lucuan, kalian mau coba pakai\u00a0<em>Google Asisstant<\/em>\u00a0?<\/p>\n<\/div>\n<footer class=\"article-footer\"><\/footer>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu tujuan teknologi diciptakan adalah mempermudah kehidupan manusia. Sama halnya dengan Google\u00a0Asisstant.\u00a0Google Asisstant\u00a0merupakan aplikasi percakapan virtual yang dilakukan oleh pengguna dengan google. Bisa dibilang\u00a0Google Asisstant\u00a0ini sebagai asisten pribadi kalian yang bisa membantu kegiatan kita sehari-hari di rumah. Berikut kelebihan dari\u00a0Google Asisstant. Google Asisstant Dapat Diperintah Dengan Bahasa Indonesia Untuk sekarang,\u00a0Google Asistant\u00a0dapat diperintah dengan bahasa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1028,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"quote","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[164],"coauthors":[],"class_list":["post-1027","post","type-post","status-publish","format-quote","has-post-thumbnail","hentry","category-knowledge","tag-virtualassistant","post_format-post-format-quote"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1027","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1027"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1027\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1028"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1027"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1027"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1027"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/dti.amon.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=1027"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}